Pemulung Makna

Berbagi kisah berbagi cerita, se-simple kehidupan…

Pemulung Makna header image 1

FRIEND IS A GIFT

Juni 25th, 2010 · Curhat, Inspirasi, Relationship

Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya kurang menarik. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan. Yang bungkusnya kurang menarik punya wajah biasa saja. Tapi kepribadian adalah sisi yang berbeda dari apa yang terlihat, dua yang berbeda itu bisa saja memiliki kepribadian yang menarik atau kepribadian yang biasa saja, atau menjengkelkan. Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.

Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.

Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka. Kita tidak tahu bahwa itu semua bukanlah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.


Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa “lutut” mereka luka atau mereka takut air”, mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan.

It’s a defense mechanism. Itulah cara mereka mempertahankan diri.

Mereka tidak akan bilang : “Aku tidak bisa menari”
Mereka akan bilang :  “Menari itu tidak menarik.”
“Aku membutuhkan kamu” “Tidak ada yang cocok denganku.”
“Aku kesepian” “Teman-temanku sudah lulus semua”
“Aku butuh diterima” “Aku ini buruk, siapa yang bakal tahan denganku.”
“Aku ingin didengarkan” “Kisah hidupku membosankan.”

Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau kurang menarik, entah isinya bagus atau buruk. Mengapa tertipu oleh kemasan? Hanya ketika kita bertemu jiwa-dengan-jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkan-Nya buat kita.

Berikanlah makna di dalam kehidupanmu bukan hanya untuk diri Anda sendiri saja melainkan juga untuk membahagiakan sesama manusia di dalam lingkungan kehidupanmu. Berikanlah waktumu dengan rasa kasih!

Untuk mengetahui nilainya waktu SATU TAHUN tanyakanlah kepada mahasiswa yang tidak lulus ujian.
Untuk mengetahui nilainya waktu SATU BULAN tanyakanlah kepada Ibu yang melahirkan bayi secara premature.
Untuk mengetahui nilainya waktu SATU MINGGU tanyalah kepada redaksi dan editor dari majalah mingguan.
Untuk mengetahui nilainya waktu SATU JAM tanyakanlah kepada seorang kekasih yang sedang menunggu.
Untuk mengetahui nilainya waktu SATU MENIT tanyakanlah kepada orang yang terlambat naik pesawat.
Untuk mengetahui nilainya waktu SATU DETIK tanyakanlah kepada seorang yang barusan saja mengalami musibah karena kelalaian satu detik.

Yesterday is history, tommorow is mistery, today is a gift! That’s why it’s called the present!

Seorang sahabat sama seperti satu permata yang tak ternilai harganya. Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur. Mereka meminjamkan kupingnya kepada kita pada saat kita membutuhkannya. Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk berbagi suka dan duka dengan kita pada saat kita membutuhkannya.

Maka janganlah buang waktu yang kau miliki, jangan sia-siakan waktu yang sedemikian berharganya. Bagikanlah sebagian dari waktu yang Anda miliki untuk seorang kawan. Pasti waktu yang Anda berikan tersebut akan berbalik kembali seperti juga satu lingkaran walaupun terkadang kita tidak tahu dari mana dan dari siapa datangnya.

Mulailah awali dengan membagikan waktu sejenak dengan menforward artikel ini kepada semua kawan atau sahabat yang membutuhkannya.

Dengan ucapan “Cause I DO care about you!”

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

→ No CommentsTags:

Cinta VS Cocok

Juni 24th, 2010 · Curhat, Inspirasi, Relationship

Salah satu alasan paling umum mengapa kita menikah adalah karena cinta, yang biasa kita alami sebagai prelude ke pernikahan. Cintalah yang meyakinkan kita untuk melangkah bersama masuk ke mahligai pernikahan.

Walaupun cinta merupakan suatu daya yang sangat kuat untuk menarik dua individu, namun ia tidak cukup kuat untuk  merekatkan keduanya.

Makin hari makin bertambah keyakinan saya bahwa yang diperlukan untuk merekatkan kita dengan pasangan kita adalah kecocokan, bukan cinta.

Eitt, tunggu dulu…..

Biasanya cinta datang kepada kita tanpa kita sadari, istilah jawanya “mak bedunduk”…

Setelah cinta menghinggapi kita, cinta pun mulai mengemudikan kita ke arah orang yang kita cintai itu. Sudah tentu kehendak rasional turut berperan dalam proses ini. Misalnya, kita bisa menyangkal hasrat cinta karena alasan-alasan tertentu. Tetapi, jika tidak ada alasan-alasan itu, kita pun akan menuruti dorongan cinta dan  berupaya mendekatkan diri dengan orang tersebut.

Cinta biasanya mengandung satu komponen yang umum yakni rasa suka.

Sebagai contoh, kita berkata bahwa pada awalnya kita tertarik dengan gadis atau pria itu karena kesabarannya, kebaikannya menolong kita, perhatiannya yang besar terhadap kita, wajahnya yang cantik atau sikapnya yang simpatik, dan sejenisnya. Dengan kata  lain, setelah menyaksikan kualitas tersebut diatas timbullah rasa suka terhadapnya sebab memang sebelum kita bertemu dengannya kita sudah menyukai kualitas tersebut. Misalnya, memang kita mengagumi pria yang sabar, memang kita menghormati wanita yang lemah lembut, memang kita menyukai orang yang rela menolong orang lain dan seterusnya.

Jadi, rasa suka muncul karena kita menemukan yang kita sukai pada dirinya. Saya yakin cinta lebih kompleks dari itu semua. Cocok dan suka tidak identik namun sering dianggap demikian, contohnya :

Saya suka dengan Handphone yang canggih, tetapi belum tentu saya cocok dengan gadget seperti itu. Saya tahu saya tidak cocok dengan gadget itu sebab saya merasa kurang nyaman dengan hal itu.

Itulah salah satu contoh di mana suka tidak sama dengan cocok. Sekarang kita akan melihat kaitannya dengan pemilihan pasangan hidup.

Tatkala kita mencintai seseorang, sebenarnya kita terlebih dahulu menyukainya, dalam pengertian kita suka dengan ciri tertentu pada dirinya. Rasa suka yang besar (yang akhirnya berpuncak pada cinta) akan menutupi rasa tidak suka yang lebih kecil dan ini yang penting cenderung menghalau ketidakcocokan yang ada di antara kita. Di sinilah terletak awal masalah, ini yang acap kali terjadi dalam masa berpacaran.

Rasa suka meniup pergi ketidakcocokan di antara kita, bahkan pada akhirnya kita beranggapan atau berilusi bahwa rasa suka itu identik dengan kecocokan. Kita kadang berpikir atau berharap,”Saya menyukainya, berarti saya (akan) cocok dengannya.” Salah besar!

Suka tidak sama dengan cocok, cinta tidak identik dengan cocok! Alias, kita mungkin mencintai seseorang yang sama sekali tidak cocok dengan kita.


Sudah tentu cinta penting, namun yang terlebih penting ialah, apakah ia cocok denganku?

Jadi, kesimpulannya ialah, cintailah yang cocok dengan kita!

~ Semoga Bermanfaat ~

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

→ 3 CommentsTags:

Mental Vacation

Maret 31st, 2010 · Curhat, Inspirasi

Kemarin saya main ke kampung halaman teman (Magelang), ya lokasinya ngga terlalu jauh dari pos pendakian Gunung Merbabu. Aku datang dengan keangkuhanku yang mengklaim sebagai anak kota, melihat kanan - kiri dengan sok cool nya.

Merasakan kehidupan sehari-hari keluarga temanku itu dengan segudang keheranan. Malam hari kami sempatkan ngobrol ngalor-ngidul, membahas topik yang sering dilupakan masyarakat perkotaan pada umumnya. Opo kui …? anda mungkin bertanya seperti itu…

Awalnya hanya sebuah pertanyaan basa-basi “Enak nggak sih pak/bu hidup di sini?”. Namun seiring perbincangan itu semakin melunturkan kesombonganku sekaligus memaksaku memutar otak. Dengan bahasa yang simple namun berbobot, tak sedikitpun mengira jika topik pembicaraan itulah yang menamparku untuk sadar.

Mereka menceritakan tentang pekerjaan sehari-hari mereka sebagai petani sayur, yang berangkat pagi pulang gelap. Kemudian makan seadanya (Nasi + Tahu Tempe + Sambal Lalapan) namun penuh syukur (nrimo lah istilahe). Interaksi sosial dengan masyarakatpun memang kita sudah tahu bagaimana eratnya persaudaraan mereka. Dan yang tak kalah pentingnya, mereka tak memiliki keinginan yang muluk-muluk. “Ealah mas Budi, ngeten mawon pun syukur Alhamdulillah, mboten wonten kepengenan malih. Sing penting keluarga diparingi sehat wal’afiat rak ono kurang”.

Beeehhhh… aq langsung isineee poolll… gimana tidak?! aku datang dengan sesekali mengotak-atik HP 3,5G Symbian V5 Kamera 3,2Mp Pulsa yaaa seadanya. Namun mental untuk menghargai kesempatan dalam menjalani hidup masih kalah jauh.

Aku termasuk orang yang pantang untuk menyesal, dalam arti keputusanku dari awal hingga akhir akan tetap sama, titik. Teringat juga bahwa dulu sempet ada yang memberiku wawasan bahwasanya “Janganlah Menyalahkan Keadaan” dan hal itu yang terus memberiku kekuatan untuk tetap berfikir dan bertindak positif.

Setelah kenyang kulahap “wejangan” dari mereka, ya meskipun tidak 100% kupahami kemudian time to rest karena udah larut malam. Dan paginya saya dan teman saya pulang diringi doa restu tulus dari mereka.

Sungguh mereka termasuk orang-orang yang bijaksana dengan memilih hidup dengan kesederhanaannya. “Banyak Manusia yang sanggup bertahan dari cobaan KEKURANGAN, namun hanya sedikit yang mampu bertahan dari cobaan KELEBIHAN”.

Masihkah kita merasa bangga atas harta yang melekat pada diri kita saat ini??

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

→ 2 CommentsTags:

~Friendship~

Maret 27th, 2010 · Curhat, Inspirasi, Relationship

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah (mantab…).


Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
tumbuh bersama karenanya…
(nggak percaya!?… eit tunggu dulu)

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya. Bener nggak!?

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur
persahabatan antara lain :
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidaksetiaan.

Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya. Memang prend itu good n ngegemesin lho..

So temukan sahabatmu dengan hangatnya hatimu… “Trust me, it work” he he …

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

→ 4 CommentsTags:

(Warning) Kebiasaan Sepele Berakibat Buruk

Februari 24th, 2010 · Curhat, Inspirasi, Kesehatan

1. Tidak sarapan
Mereka yang tidak sarapan akan memiliki kadar gula darah yang rendah.
Hal ini akan memicu ketidakcukupan nutrisi pada otak padahal otak butuh nutrisi yang cukup untuk tetap bisa bekerja. Akibat kurang suplai nutrisi terutama glukosa, akhirnya kemampuan otak akan cepat menurun.

2. Makan berlebihan
Sikap yang terlalu berlebihan bisa mengeraskan pembuluh darah di otak yang akhirnya dapat menurunkan kekuatan mental.

3. Merokok
Semua orang tahu merokok itu tidak baik untuk kesehatan dan ada banyak dampak buruk yang dihasilkan bagi organ tubuh jika merokok.
Khusus untuk organ otak, merokok bisa menyebabkan otak menyusut dan memicu penyakit pikun atau Alzheimer. Sel-sel saraf akan menyusut pada bagian hippocampus dan korteks depan yang berfungsi menyimpan ingatan.

4. Konsumsi gula berlebih
Terlalu banyak mengonsumsi gula akan mengganggu proses penyerapan protein dan nutrisi sehingga tubuh akan mengalami kekurangan gizi (malnutrisi) dan akhirnya mengganggu perkembangan otak.

5. Polusi udara
Otak adalah organ yang mengonsumsi oksigen paling banyak dari tubuh. Menghirup udara yang penuh polusi akan mengurangi suplai oksigen ke otak dan akhirnya mengurangi efisiensi otak dalam bekerja.

6. Kurang tidur
Tidur akan membuat otak berisitirahat. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama sama saja dengan membunuh sel otak perlahan-lahan karena otak terus dipaksa untuk tetap menyala padahal otak juga butuh istirahat.

7. Menutup kepala saat tidur
Tidur dengan kepala ditutup bantal misalnya, akan meningkatkan konsentrasi karbondioksida ke otak. Saat bernafas dengan kepala tertutup, karbondioksida hasil bernafas akan masuk kembali ke dalam tubuh dan hal itu sangat berbahaya.

8. Tetap bekerja dalam keadaan sakit
Memaksakan diri untuk bekerja atau belajar dalam kondisi sakit sangat tidak baik untuk otak dan akan merusak sel-sel otak.

9. Jarang berbicara
Percakapan akan membantu seseorang untuk terus mengaktifkan sel-sel otaknya, apalagi percakapan yang berbau intelektual. Orang yang jarang berbicara akan membiarkan sel-sel otaknya mati perlahan-lahan karena tidak pernah mengaktifkannya.

10. Jarang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara paling baik untuk melatih otak. Kurang menstimulasi otak dengan berbagai hal akan menyebabkan otak menyusut. Sel-sel otak akan mati karena tidak ada sesuatu yang membuat otak berkembang.

Nah lo… kalau ada satu saja yang anda alami seperti disebutkan diatas, maka sebaiknya anda segera berbenah diri… Ingat ”Sehat Itu Mahal”….

Salam Lestari…

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

Comments OffTags:

Banyak Cara Lho Buat Menghemat Baterai Ponsel …….

Februari 24th, 2010 · Gadget, Inspirasi

Ponsel saat ini yang memiliki berbagai fitur, tentunya membutuhkan daya yang tak sedikit, apalagi jika pemakaiannya sendiri lebih sering ketimbang posisi standby. Jangan khawatir banyak hal sederhana untuk mensiasati hal tersebut, sekaligus mendukung gerakan penghematan energi :

1. Gunakan charger standar ke steker, karena akan melakukan charging lebih baik ketimbang menggunakan jalur USB computer

2. Kurangi volume saat memainkan media, musik maupun video

3. Gunakan headphone, untuk mengurangi pemakaian daya oleh speaker internal Ponsel

4. Kunjungi situs yang bersifat mobile dan hindari terlalu banyak masuk situs full web

5. Kurangi waktu lampu standby (kunci tombol keypad otomatis percepat)

6. Atur keypad tidak bersuara

7. Matikan koneksi yang tidak digunakan (GPS, Bluetooth, WiFi)

8. Sebisa mungkin gunakan single mode saja (missal : Gprs, 2G, 3G saja)

9. Gunakan shortcut ketimbang aktivasi melalui menu

10. Gunakan lampu flash kamera seperlunya

11. Pastikan aplikasi mati saat keluar dari menu (background mode)

12. Tutup Aplikasi dengan ESC atau option-close, jangan hanya menekan tombol end saja

Nah banyak kan cara untuk menghemat baterai ponsel, semoga bermanfaat…….

Salam Lestari…..

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

→ No CommentsTags:

Week Vacation to Gunung Ungaran

Februari 19th, 2010 · Curhat, Inspirasi, Lingkungan Hidup

Gunung Ungaran terletak diantara wilayah Semarang, Kendal, Ungaran dan Ambarawa. Memiliki ketinggian + 2200an mdpl dengan karakteristik vegetasi tumbuhan hutan hujan dan hutan tropis, serta disekitarnya terdapat perkebunan teh dan kopi. Di sekitar Gunung Ungaran juga banyak terdapat objek wisata alam seperti Curug Lawe, Gedong Songo, Sumber Air Panas Nglimut serta masih banyak yang lainnya. Dengan ditunjangnya objek wisata yang sebegitu banyaknya, maka otomatis meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar.

Untuk mendaki Gunung Ungaran ada beberapa alternatif rute jalur pendakian umum :

  1. Jalur Gedong Songo
  2. Jalur Jimbaran
  3. Jalur Nglimut
  4. Jalur Medini

Namun perjalanan kami kali ini dengan mengendarai motor melewati rute Medini, karena rute ini adalah jalur truk pengangkut teh (kondisi jalan yang berbatu). Dengan melewati rute ini kami bisa mencapai desa terakhir dengan ketinggian sekitar 1800 mdpl yaitu di Desa Promasan + 2jam perjalanan mengendarai motor (he he .. lumayan nggak capek…). Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju puncak sekitar + 1jam perjalanan (karena usia sudah beranjak dewasa jadi kami putuskan untuk tidak melanjutkan ke puncak, he he he… penyelamatan status).

Desa Promasan adalah tujuan akhir perjalanan kami waktu itu, sambil menikmati keindahan alam dan bersihnya udara tanpa polusi. Termasuk polusi suara yang kalau dikota berisik sekali, yah… sebagai pelepas penat rutinitas di dunia nyata. Tidak lupa juga poto2 sebagai souvenir (sebenarnya buat pamer sama temen2 he he ….).

Saya pribadi sudah sering naik Gunung Ungaran, karena ada banyak hal yang membuat saya rindu berat dengan tempat itu. Banyak kenangan dengan temen2 tertinggal, sekaligus menikmati alam bebas polusi… mantab…… Namun sayang masih terdapat sampah berserakan di sekeliling area terebut, ulah dari manusia tak bertanggungjawab yang hanya ingin menikmati namun tidak memiliki kepedulian untuk menjaga dan merawat.

Itu adalah fakta bahwa masih banyak yang belum mengerti dan peduli dengan lingkungan, karena mungkin mereka masih belum paham akibat dari tindakan mereka tersebut. Dan memang kurangnya informasi untuk masyarakat luas dari pihak terkait akan pentingnya menjaga lingkungan serta akibat yang mungkin timbul. Jadi mari kita awali dari diri kita sendiri untuk lebih peduli akan lingkungan kita, karena di Bumi ini kita hidup dan entah bagaimana jika alam/bumi ini murka….!?

Maka jika anda menginginkan suasana pemandangan eksotis, udara sejuk, dan dengan tanpa berkeringat. tentunya.. saya merekomendasikan Gunung Ungaran sebagai salah satu tujuan anda. Tapi jangan lupa…. jaga dan sayangi lah lingkungan kita…. oooo iya satu hal lagi…. jangan lupa saya juga diajak ya…. he he he….

Salam Lestari.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

→ No CommentsTags:

Bahagia dengan Kasih Sayang

Februari 14th, 2010 · Curhat, Inspirasi, Relationship

Kebahagiaan tak selamanya dilihat dari banyaknya harta yang dimiliki, tidak juga dari setinggi apa jabatan dalam sebuah karier. Pernah lihat film yang diperankan Stephen Chow berjudul “CJ7″ ?!.. dimana didalam film tersebut mengajarkan bahwa kasih sayang lebih berharga dari melimpahnya harta (Recomended Movie).

Suatu hari rekan kerja sedikit berbagi cerita secuil kehidupannya yang berkecukupan dan membutuhkan perhatian extra untuk mewujudkan kebahagiaan didalamnya. Namun dia melakukan tugasnya dengan serius, memenuhi kebutuhan hidup istri dan anak tercintanya. Dia mengatakan “Tak ada masalah yang sulit selama kita melakukannya atas dasar kasih sayang”, ungkapan bijaksana dari rekan kerja.

Segala sesuatunya tercipta dengan berpasang-pasangan, ada siang ada malam, ada hitam ada putih, ada pria ada wanita, ada tawa ada air mata. Semua hal itu nantinya pasti dialami setiap manusia, tinggal seberapa bijaksana seseorang menghadapinya.

Bahagia hanya akan lebih terasa nikmat saat dalam senyum dan airmata itu dirangkai dengan kelembutan kasih sayang.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

→ No CommentsTags:

Kode Etik Pecinta Alam

Februari 13th, 2010 · Lingkungan Hidup

Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

  • Pecinta Alam Indonesia sebagai bagian dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung jawabnya kepada Tuhan, Bangsa, dan Tanah Air.
  • Pecinta alam Indonesia sadar bahwa pecinta alam sebagai makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.

Sesuai dengan hakekat diatas, maka kami dengan kesadaran menyatakan :

  1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya.
  3. Mengabdi kepada bangsa dan tanah air.
  4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitarnya serta menghargai manusia dengan kerabatnya.
  5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antar pecinta alam sesuai asas pecinta alam.
  6. Berusaha saling membantu serta saling menghargai pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, Bangsa dan tanah air.
  7. Selesai

DISAHKAN BERSAMA
DALAM GLADIAN KE IV
DI UJUNG PANDANG TAHUN 1974
Pukul 01.00 WITA

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

→ No CommentsTags:

Halo dunia!

Februari 13th, 2010 · Curhat

Selamat Pagi Dunia………………………

Inilah kalimat yang pertama keluar dari bibir indahku saat postingan ini dibuat. Karena pagi ini mengingatkanku saat bangun pagi dan menghirup segarnya udara di alam bebas….

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • Live
  • MySpace
  • TwitThis

→ No CommentsTags: